MOMENTUM NEWS – BLORA, Kabupaten Blora menunjukkan wajah asrinya dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026. Melalui aksi bersih sampah serentak yang dipimpin langsung oleh Bupati Blora, H. Arief Rohman, kegiatan ini bukan sekadar membersihkan kota, melainkan memupuk optimisme baru bagi pelestarian lingkungan di “Kota Mustika”.
Ada beberapa poin positif yang menonjol dari gerakan kolaboratif ini:
1. Membangun Budaya Gotong Royong Modern
Kegiatan ini membuktikan bahwa semangat gotong royong di Blora masih sangat kuat. Kehadiran Bupati, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, hingga pelajar dalam satu barisan menunjukkan hilangnya sekat dalam menjaga kebersihan.
“Gotong royong inilah semangat yang kita bangun untuk memupuk kekompakan bersama,” ujar Bupati Arief. Pesan ini menegaskan bahwa kebersihan adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya tugas petugas kebersihan.
2. Penyelarasan Visi Daerah dan Pusat
Sisi positif lainnya adalah kesigapan Pemkab Blora dalam merespons kebijakan nasional. Dengan mengadopsi Gerakan Indonesia Asri yang dicanangkan Presiden RI, Blora memposisikan diri sebagai daerah yang progresif dan selaras dengan visi lingkungan skala nasional. Hal ini memberikan sinyal positif bagi investor maupun wisatawan bahwa Blora adalah daerah yang tertata dan peduli lingkungan.
3. Edukasi Lingkungan Sejak Dini
Keterlibatan pelajar dalam aksi di sepanjang Jalan Mr. Iskandar dan Jalan Gatot Subroto menjadi investasi jangka panjang. Dengan turun langsung ke lapangan, generasi muda Blora tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman praktis mengenai pentingnya pengelolaan sampah. Ini adalah langkah preventif yang sangat efektif untuk menciptakan warga negara yang sadar lingkungan di masa depan.
4. Dampak Kesehatan dan Estetika Kota
Secara langsung, aksi serentak ini memberikan dampak instan pada keindahan estetika Alun-Alun dan ruas-ruas jalan utama. Lingkungan yang bersih dari sampah plastik dan limbah rumah tangga otomatis menurunkan risiko penyakit dan meningkatkan kenyamanan warga yang beraktivitas di ruang publik.
5. Mendorong Partisipasi Hingga Tingkat Desa
Instruksi Bupati agar gerakan ini merambah hingga tingkat desa dan kelurahan merupakan strategi yang inklusif. Hal ini memastikan bahwa manfaat lingkungan yang bersih tidak hanya dirasakan oleh warga kota, tetapi juga merata hingga ke pelosok desa di seluruh Kabupaten Blora.
Menuju Blora yang Lebih Hijau
Aksi HPSN 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa di bawah kepemimpinan Bupati Arief Rohman dan Wakil Bupati Sri Setyorini, Blora terus bertransformasi menjadi daerah yang bersih, sehat, dan indah. Harapannya, kesadaran ini menjadi kebiasaan permanen yang membawa Blora menuju predikat kabupaten yang benar-benar asri.
“Dimulai dari Blora Asri, untuk Indonesia Asri.”


